Saturday, May 11, 2013

Kulit

Kulit sebagai indra peraba terdiri dari dua lapisan, yaitu kulit ari dan kulit jangat. Kulit ari terdiri dari:
-    lapisan tanduk berada paling luar dan terdiri dari sel-sel mati yang tidak mengandung pembuluh darah dan saraf
-    lapisan malpighi merupakan lapisan hidup yang mendapat darah dari pembuluh kapiler. Lapisan malpighi mengandung pigmen yang memberi warna pada kulit.

Kulit jangat terdiri dari pembuluh darah, kelenjar keringat, ujung-ujung saraf indera peraba, dan akar rambut.

Kulit sebagai indra peraba dilengkapi dengan empat saraf peraba, yaitu:
-    saraf penerima sentuhan dapat merasakan permukaan yang kasar, halus, dan tekanan. Ujung-ujung saraf sentuhan tersebar tidak merata di seluruh bagian tubuh. Bagian tubuh yang paling peka terhadap rangsang sentuhan adalah ujung jari dan bibir. Kepekaan ujung jari terhadap sentuhan digunakan oleh tunanetra untuk membaca huruf braille dengan merabanya.
-    Saraf penerima rasa sakit dapat merasakan nyeri atau sakit. Rasa sakit ini merupakan isyarat atau memberi tanda bahaya bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh kita. saraf rasa sakit selain tersebar di seluruh permukaan kulit, juga terdapat pada jaringan dan organ-organ tubuh lainnya
-    Saraf penerima rangsang panas dan dingin, keduanya berfungsi untuk mengetahui perubahan suhu. Ujung-ujung saraf panas dan dingin tersebar pada kulit, jaringan-jaringan tubuh dan organ-organ tubuh
-    Saraf penerima rangsang tekanan dapat merasakan tekanan pada tubuh kita. letak ujung saraf penerima rangsang tekanan pada kulit jangat dan tersebar merata di seluruh tubuh.

Hampir seluruh bagian tubuh terdapat saraf peraba kecuali pada kuku dan rambut. Kuku dan rambut tidak memiliki saraf peraba sehingga tidak akan merasakan sakit jika dipotong. Selain sebagai indra peraba, kulit berfungsi pula untuk melindungi tubuh dari kotoran, melindungi tubuh dari bibit penyakit, melindungi tubuh dari kekeringan, mengatur suhu tubuh, tempat mengeluarkan keringat dan tempat pembuatan vitamin D dari pro-vitamin D dengan bantuan sinar matahari.

No comments:

Post a Comment