Monday, May 13, 2013

Teori kabut, planetesimal, proto planet, dan teori pasang surut

Beberapa teori tentang pembentukan bumi
1. Teori Kabut
Bahwa matahari dan planet-planetnya berasal dari kabut yang pijar dan berputar yang terdapat di jagad raya. Karena putarannya, beberapa bagian kabut tersebut terpisah dan tetap berputar mengelilingi bagian utamanya. Karena proses pendinginan kabut-kabut tersebut membeku. Bagian utamanya menjadi matahari dan pecahannya menjadi planet dan satelit. Teori ini dikemukakan oleh Immanuel Kant dan Piere Simon De Laplace.

2. Teori Planetesimal
Teori ini pada hakekatnya sama dengan teori kabut. Hanya ditambah sedikit, yaitu bahwa di dalam kabut tersebut terdapat material padat yang disebut planetesimal. Materi inilah yang karena gaya tarik menariknya mengumpul sehingga membentuk gumpalan padat yang besar, yang kemudian menjadi matahari, planet-planet dan satelit.

3. Teori Proto Planet
Pada dasarnya, teori ini sama dengan teori kabut. Perbedaannya hanyalah pada gumpalan kabut yang secara evolusi memadat itu dinamai proto planet. Teori ini dikemukakan oleh Von Weizssaecher dan GP Kuiper.

4. Teori Pasang Surut
Bahwa pada masa lampau, lewatlah sebuah bintang raksasa ke dekat matahari, sehingga di matahari terjadi peristiwa pasang (karena gaya tarik bintang) seperti peristiwa pasang naik air laut di bumi saat ini. Bersamaan dengan menjauhnya bintang tersebut dari matahari, maka bagian yang pasang pada matahari makin memanjang dan pada gilirannya bagian ini terlepas dari matahari. Bagian yang terlepas ini terputus-putus menjadi tetesan raksasa di jagad raya.
Jadilah matahari dan planet-planetnya. Teori ini dikemukakan oleh Jean dan Jeffrey.

1 comment: